7.7.15

Mathmagic : Membuat Alat Bantu Hitung

Salah satu kompetensi kognitif yang perlu dimiliki oleh anak usia 5-6 tahun adalah kemampuannya dalam menggunakan angka dan berhitung sederhana. Namun hal ini memerlukan bantuan benda atau objek konkrit yang melambangkan jumlah dari angka serta membantunya dalam berhitung. Karena tahapan belajar anak-anak usia 5-6 tahun masih konkrit operasional (masih sangat membutuhkan benda konkrit serta pengalaman langsung ketika mempelajari suatu hal).

Saat belajar matematika dulu, aku menggunakan alat bantu hitung berupa lidi atau batang korek api untuk memecahkan persoalan matematika sederhana seperti penjumlahan atau pengurangan. Aku merasakan kurangnya makna dan tidak menarik. Setelah mencari ide di berbagai media termasuk Pinterest, aku mencoba menciptakan alat bantu hitung yang dapat multifungsi.

Ide yang kudapat dari Pinterest

Lidi-lidi dan batang korek api yang dulu dipakai sebagai alat bantu hitung, sekarang ingin kuganti dengan sesuatu yang tetap sederhana namun menarik. Alat bantu hitung ini dibuat dari bahan stik es krim, bisa bekas atau beli stik yang baru. Selain digunakan sebagai alat bantu hitung, stik ini bisa juga digunakan sebagai fungsi yang lain. Misalnya sebagai media untuk bermain dramatisasi mikro, atau sebagai kojo saat bermain ular tangga.

Boneka sendok es krim buatan anak-anak TKB.

Setiap anak mendapatkan sebuah stik/sendok es krim yang kemudian digambar dan diwarnai dengan menggunakan spidol berukuran kecil. Namun karena anak-anak senang dengan kegiatan baru ini, mereka meminta stik es krim lebih untuk dibuat menjadi boneka orang, bahkan boneka kucing.

Main ular tangga dengan menggunakan kojo boneka stik es krim.

Selamat bermain...

No comments: