21.11.09

anak - kahlil gibran & children learn what they live with - dorothy low nolten




puisi ini sebenarnya sudah lama aku baca, tiba2 baca lagi entah dimana tapi semakin merenungi isinya. subhanallah, kata2 indah yang penuh makna dan memberikan gambaran seperti apakah menjadi orangtua itu seharusnya dan bagaimana menganggap anak yang sepatutnya.

Anakmu bukan milikmu 
Mereka adalah putra putri sang hidup yg rindu akan dirinya sendiri 
Mereka lahir lewat engkau, tetapi bukan dari engkau 
Mereka ada padamu, tetapi bukan milikmu  


Berilah mereka kasih sayang, namun jgn berikan pemikiranmu 
Karena pd mereka ada alam pikiran sendiri 
Patut kau berikan rumah bagi raganya, namun tdk bagi jiwanya 
Sebab jiwa mereka adalah penghuni masa depan yg tdk dapat kau kunjungi, sekalipun dlm mimpimu  


Engkau boleh berusaha menyerupai mereka, namun tdk boleh membuat mereka menyerupai engkau 
Sebab kehidupan tdk pernah berjalan mundur ataupun tenggelam ke masa lampau 
Engkaulah busur tempat anakmu, anak panah hidup melesat pergi


amin.... ^_^


selain kahlil gibran, ada dorothy low nolte - children learn what they live with yang menginspirasiku. memberi inspirasi untuk setiap orangtua dan guru lebih tepatnya. hmmmm... atau mengingatkan orangtua dan guru yang lebih tepat ;)


Jika anak biasa hidup dicacat dan dicela, kelak ia akan terbiasa menyalahkan orang lain.
Jika anak biasa hidup dalam permusuhan, kelak ia akan terbiasa menentang dan melawan.
Jika anak biasa hidup dicekam ketakutan, kelak ia akan terbiasa merasa resah dan cemas.
Jika anak terbiasa hidup dikasihani, kelak ia akan terbiasa meratapi nasibnya sendiri.
Jika anak biasa hidup diolok-olok, kelak ia akan terbiasa menjadi pemalu.
Jika anak biasa hidup dikelilingi perasaan iri, kelak ia akan terbiasa merasa bersalah.

Jika anak biasa hidup serba dimengerti dan dipahami, kelak ia akan terbiasa menjadi penyabar.
Jika anak biasa hidup diberi semangat dan dorongan, kelak ia akan terbiasa percaya diri.
Jika anak biasa hidup banyak dipuji, kelak ia akan terbiasa menghargai.
Jika anak biasa hidup diterima oleh lingkungan, kelak ia akan terbiasa mencintai.
Jika anak biasa hidup tanpa banyak dipersalahkan, kelak ia akan terbiasa senang dengan dirinya sendiri.
Jika anak biasa hidup mendapatkan pengakuan dari kiri kanan, kelak ia akan terbiasa menetapkan sasaran langkahnya.
Jika anak biasa hidup jujur, kelak ia akan terbiasa memilih kebenaran.
Jika anak biasa hidup diperlakukan adil, kelak ia akan terbiasa dengan keadilan.
Jika anak biasa hidup mengenyam rasa aman, kelak ia akan terbiasa mencintai orang-orang di sekitarnya.
Jika anak biasa hidup di tengah keramahtamahan, kelak ia akan terbiasa berpendirian,
“Sungguh indah dunia ini!”

2 comments:

basri said...

susah juga ya punya anak hee

rizka hany said...

kalo mau punya anak yg baik ya emang susah, kl mau seadanya juga boleh... ;p